UNSRAT Repository

Epigenetik

Tallei, Trina Ekawati (2015) Epigenetik. UNSRAT Press Manado. ISBN 978-979-3660-19-6

[img] PDF
Download (6Mb)
    [img]
    Preview
    PDF
    Download (1272Kb) | Preview

      Abstract

      Gen Anda, Kesehatan Anda, dan Masa Depan Anda Para ahli genetika modern berpendapat bahwa perilaku gen kita dapat diubah melalui pengalaman dan bahkan perubahan-perubahan ini dapat diturunkan ke generasi selanjutnya. Penemuan ini mentransformasikan pemahaman kita mengenai mekanisme pewarisan sifat dan evolusi. Kehidupan manusia dimulai dari satu sel tunggal hasil peleburan sel telur dan sperma, yang dilengkapi dengan semua informasi genetik yang disebut genom. Sel tersebut kemudian bertumbuh dan berkembang menjadi manusia dewasa. Melalui proses pembelahan sel, sel ini pada akhirnya menggandakan diri menjadi kira-kira sepuluh trilyun sel, masing-masing mengandung satu salinan genom yang lengkap. Meskipun memiliki informasi genetik yang sama, trilyunan sel ini berkembang menjadi ratusan tipe sel yang berbeda, mulai dari sel otak sampai ke sel hati, sehingga membentuk tubuh manusia yang utuh. Ini adalah proses epigenesis. Tahukah Anda bahwa 99,8 % DNA kita adalah sama dengan DNA monyet, dan di antara kita sendiri pun memiliki kesamaan 99,9%. Kita bahkan memiliki kemiripan DNA dengan DNA pisang sebanyak 50%. Jadi, gen saja tidak bisa menjelaskan keanekaragaman karakteristik fisik, tindakan, perilaku, dan perkembangan diri kita. Bagaimana gen-gen tersebut diekspresikan memainkan peranan sangat penting dalam bagaimana kita ini menjadi sangat berbedabeda. Di sinilah peran epigenetik. Mekanisme epigenetik meliputi berbagai modifikasi kimiawi pada DNA genom yang dikatalisis oleh enzim (metilasi residu cytosin pada dinukleotida CpG) dan protein histon pada kromatin (metilasi, asetilasi, fosforilasi, ubiquitinilasi, dll), yang merekrut protein-protein lain seperi faktor-faktor transkripsi dan represor, yang bersama-sama menentukan aktivitas dari gen-gen atau serangkaian gen tertentu. Modifikasi epigenetik itu sendiri terjadi pada saat diferensiasi sel, sehingga gen-gen yang berbeda-beda diekspresikan, pesan-pesan yang berbeda diubah, misalnya sel pada otak dibuat berbeda dengan sel-sel pada kulit. Pesan-pesan ini diwariskan kepada sel-sel berikutnya pada saat pembelahan sel. Kebanyakan perubahan epigenetik ‘dihapus’ pada sel-sel germ (sel telur dan spermatozoa = sel-sel reproduktif) yang menghasilkan generasi selanjutnya, akan tetapi modifikasi yang lain tetap bertahan dan diwariskan kepada generasi selanjutnya. Pada buku ini dibahas mulai dari pengenalan tentang sel, DNA, kromatin, dan selanjutnya modifikasi-modifikasi genetik dan dampaknya bagi tubuh kita. Semoga buku ini dapat memberikan wawasan mengenai dampak signal-signal dari luar maupun dari dalam tubuh yang sangat mempengaruhi eksperesi gen, dan pada gilirannya adalah kesehatan dan masa depan kita.

      Item Type: Book
      Subjects: L Education > L Education (General)
      Q Science > Q Science (General)
      R Medicine > R Medicine (General)
      Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > Biologi
      Depositing User: Mr. Benhard W. Tampangela, ST
      Date Deposited: 14 Mar 2016 09:33
      Last Modified: 01 Dec 2016 09:15
      URI: http://repo.unsrat.ac.id/id/eprint/1069

      Actions (login required)

      View Item