Rombepajung, Russell Abraham and Patras, Lily S. and Tumaliang, Hans
(2025)
Analisa Dampak Pengaruh Lamanya Waktu Pengambilan Sampel Dengan Pengujian DGA Pada Minyak Isolasi Transformator Daya.
Fakultas Teknik Unsrat.
Abstract
Abstract – Power transformers are essential components in the electrical power distribution system, and maintaining their reliability is critical for uninterrupted power delivery. Dissolved Gas Analysis (DGA) is a diagnostic technique used to assess the internal condition of a transformer by analyzing the gases dissolved in its insulating mineral oil. However, the reliability of DGA results can be affected by external factors, such as the time delay between oil extraction and laboratory testing. This study investigates the impact of such delays by comparing two samples taken from the same transformer on the same day—one tested immediately and the other tested after several days, along with using 3 other samples as a point of reference taken and tested by the maintenance crew. DGA tests were conducted at the Pertamina Geothermal Energy Lahendong Power Plant, with samples drawn specifically from the Unit 6 generator transformer. The analysis used five diagnostic methods: Total Dissolved Combustible Gas (TDCG), Key Gas, Duval’s Triangle, Roger’s Ratio, and Doernenburg’s Ratio.
The results indicate that delays between extraction and testing can significantly alter gas concentration levels, particularly CO and CO₂ with a 0.8% and 6.8% difference respectfully, which can affect the interpretation of transformer condition. Samples tested after a delay showed notable gas increases—implying potential misdiagnosis of internal faults. Therefore, it is concluded that DGA should ideally be conducted immediately after sampling to ensure reliable diagnostic results. Additionally, environmental conditions and sample handling procedures must be controlled to minimize measurement variability.
Keywords: Dissolved Gas Analysis, Power Transformer, Mineral Oil, Doernenburg Ratio.
Abstrak – Transformator daya merupakan komponen penting dalam sistem distribusi tenaga listrik, dan menjaga keandalannya sangat penting untuk penyaluran daya tanpa gangguan. Analisis Gas Terlarut (DGA) adalah teknik diagnostik yang digunakan untuk menilai kondisi internal transformator dengan menganalisis gas-gas yang terlarut dalam minyak mineral isolasinya. Namun, keandalan hasil DGA dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti jeda waktu antara ekstraksi minyak dan pengujian laboratorium. Studi ini menyelidiki dampak jeda waktu tersebut dengan membandingkan dua sampel yang diambil dari transformator yang sama pada hari yang sama—satu diuji segera dan yang lainnya diuji setelah beberapa hari. Pengujian DGA dilakukan di Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Lahendong milik PT. Pertamina Geothermal Energy Lahendong, dengan sampel yang diambil khusus dari transformator generator Unit 6. Analisis ini menggunakan lima metode diagnostik: Total Dissolved Combustible Gas (TDCG), Key Gas, Segitiga Duval, Rasio Roger, dan Rasio Doernenburg.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penundaan antara ekstraksi dan pengujian dapat secara signifikan mengubah tingkat konsentrasi gas, khususnya CO dan CO₂ dengan perbedaan masing-masing sebesar 0,8% dan 6,8%, yang dapat memengaruhi interpretasi kondisi transformator. Misalnya, sampel yang diuji setelah penundaan menunjukkan peningkatan gas yang signifikan—yang menyiratkan potensi kesalahan diagnosis kerusakan internal. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa DGA idealnya dilakukan segera setelah pengambilan sampel untuk memastikan hasil diagnostik yang andal. Selain itu, kondisi lingkungan dan prosedur penanganan sampel harus dikontrol untuk meminimalkan variabilitas pengukuran.
Kata Kunci: Dissolved Gas Analysis, Transformator Daya, Minyak Mineral, Rasio Doernenburg.
Actions (login required)
 |
View Item |