UNSRAT Repository

Analisa Gangguan Pada Jaringan Transmisi 70 kV dan Penanganannya

Wungow, Micha Injilita and Mangindaan, Glanny M. Ch and Patras, Lily S. (2025) Analisa Gangguan Pada Jaringan Transmisi 70 kV dan Penanganannya. Fakultas Teknik Unsrat.

[img]
Preview
PDF (Skripsi)
Download (575kB) | Preview

Abstract

Abstract — 70 kV Bitung-Likupang transmission line serves as a critical corridor for electricity distribution within its operational area. However, as an overhead line, it is prone to disturbances that can disrupt power supply. This study investigates two primary types of faults affecting the Bitung-Likupang transmission network: single-phase-to-ground short circuits and lightning-induced back flashover on the ground wire. Calculations indicate that the single-phase-to-ground short-circuit current on this line reaches 11,000 A, with a line impedance of 0.118 Ω. For lightning-induced back flashover, analysis shows that the critical insulation voltage of the tower is 1.059 kV, while the lightning strike recorded on April 7, 2024, produced a voltage of 1.080 kV—exceeding the critical threshold and resulting in a back flashover event. These findings confirm that single-phase-to-ground faults and lightning-induced back flashover are the main contributors to disturbances on this transmission line. To mitigate these issues, the study recommends enhancing lightning protection systems, conducting regular insulator maintenance, and optimizing tower grounding systems. Implementing these measures is expected to improve the reliability and continuity of the 70 kV Bitung-Likupang transmission network. Keywords: Back flashover; Single phase to ground short circuit; Transmission network. Abstrak —Jaringan transmisi 70 kV Bitung-Likupang merupakan salah satu jalur penting dalam penyaluran energi listrik di wilayah kerjanya. Namun, jalur ini kerap mengalami gangguan yang dapat mengganggu pasokan listrik karna merupakan saluran udara terbuka. Penelitian ini menganalisis gangguan pada jaringan transmisi 70 kV Bitung-Likupang, dengan fokus pada dua jenis gangguan utama yaitu, gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah dan gangguan akibat sambaran petir (back flashover) pada kawat tanah. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa arus hubung singkat satu fasa ke tanah pada jaringan ini mencapai 11.000 A, dengan impedansi saluran sebesar 0,118 Ω. Untuk gangguan back flashover akibat sambaran petir, hasil analisis menunjukkan bahwa batas tegangan kritis isolasi pada tower ini adalah 1,059 kV sedangkan tegangan akibat sambaran petir yang terjadi pada 7 April 2024 tercatat sebesar 1.080 kV, sehingga melebihi batas kritis dan menyebabkan terjadinya back flashover. Temuan ini menunjukkan bahwa gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah dan back flashover akibat petir merupakan penyebab utama gangguan pada jaringan transmisi ini. Solusi yang diusulkan meliputi peningkatan sistem proteksi petir, perawatan isolator secara berkala, dan optimalisasi sistem pentanahan pada tower transmisi. Kata kunci: Back flashover; Hubung singkat 1 fasa ke tanah; Jaringan transmisi.

Item Type: Other
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Elektro
Depositing User: Mr. Benhard W. Tampangela, ST
Date Deposited: 04 Aug 2025 03:29
Last Modified: 04 Aug 2025 03:29
URI: http://repo.unsrat.ac.id/id/eprint/5228

Actions (login required)

View Item View Item