Christine, Monica Angeline and Patras, Lily S. and Silimang, Sartje
(2025)
Rekonfigurasi Jaringan Distribusi untuk Efisiensi Energi Listrik pada Sistem Distribusi.
Fakultas Teknik Unsrat.
Abstract
Abstract — This research aims to improve electrical energy
efficiency in the distribution system of Manado City through network
reconfiguration using ETAP simulation. In distribution networks,
overload, disturbances, and voltage drops frequently occur in several
feeders, reducing the reliability and quality of power supply.
Therefore, an analysis of the existing condition of the SL9 feeder was
carried out based on parameters such as load, line length, and fault
data. Data were collected through transformer load mapping, feeder
length measurement, and disturbance history on equipment such as
circuit breakers (PMT), load break switches (LBS), and reclosers.
The results identified several overloaded transformers, including
M313, M187, and M300. Simulations were performed before and
after reconfiguration to evaluate changes in power losses and voltage
drops. The results showed improved voltage levels on those
transformers after reconfiguration, indicating a better system
condition. In conclusion, network reconfiguration proves to be
effective in enhancing distribution efficiency and reducing voltage
disturbances. This method can be implemented as a periodic strategy
to maintain the stability of distribution systems in densely loaded
urban areas like Manado.
Keywords: Network reconfiguration, power distribution, ETAP
simulation, overload, power loss, voltage drop.
Abstrak — Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan
efisiensi energi listrik pada sistem distribusi di Kota Manado
melalui metode rekonfigurasi jaringan menggunakan simulasi
ETAP. Dalam sistem distribusi, sering terjadi beban lebih,
gangguan, dan drop tegangan pada beberapa penyulang, yang
dapat menurunkan keandalan dan kualitas pasokan listrik. Oleh
karena itu, dilakukan analisis terhadap kondisi eksisting pada
penyulang SL9 berdasarkan parameter beban, panjang saluran,
serta data gangguan. Data diperoleh dari pemetaan beban trafo,
panjang penyulang, serta histori gangguan pada berbagai titik
seperti PMT, LBS, dan Recloser. Dari hasil pemetaan ditemukan
beberapa trafo yang mengalami beban berlebih, antara lain trafo
M313, M187, dan M300. Simulasi dilakukan sebelum dan sesudah
rekonfigurasi untuk mengevaluasi perubahan rugi-rugi daya dan
jatuh tegangan. Hasil simulasi menunjukkan adanya peningkatan
tegangan pada trafo- trafo tersebut setelah dilakukan
rekonfigurasi, yang mengindikasikan perbaikan kondisi sistem.
Dengan demikian, rekonfigurasi jaringan terbukti mampu
meningkatkan efisiensi distribusi listrik serta mengurangi
gangguan tegangan. Metode ini dapat diterapkan sebagai solusi
periodik untuk menjaga kestabilan sistem distribusi di wilayah
perkotaan yang padat beban seperti Manado.
Kata kunci: Rekonfigurasi jaringan, distribusi listrik, simulasi
ETAP, beban lebih, rugi-rugi daya, jatuh tegangan.
Actions (login required)
 |
View Item |