Kontra, Hizkia Philippi and Patras, Lily S. and Mangindaan, Glanny M. Ch
(2025)
Setting Relay OCR Dan GFR Pada Penyulang SS2 Telap Di Wilayah Pt. Pln Ulp Tondano.
Fakultas Teknik Unsrat.
Abstract
Abstract — PT PLN (Persero) ULP Tondano is a service unit
responsible for monitoring electricity distribution from Tomohon
and Tonsea Lama Substations through five feeders, one of which is
Feeder SS2 Telap that frequently experiences disturbances due to
long distribution lines, difficult geographical conditions, and
limited protection equipment. These disturbances contribute to high
SAIDI and SAIFI values, reducing the reliability of the distribution
system. This research aims to reset the current and time settings of
the Over Current Relay (OCR) and Ground Fault Relay (GFR) on
Feeder SS2 Telap to improve protection reliability. The calculation
results show the new reactance of the Tonsea Lama substation
transformer is 3.062 p.u., while the new impedance values at
different fault points range from 3.930–19.466 p.u. (positive
sequence) and 16.920–83.804 p.u. (zero sequence). Fault currents
for three-phase, two-phase, and single-phase-to-ground faults were
also analyzed for each feeder segment. The relay settings obtained
are OCR Outgoing 4.2 A with TMS 0.23 s, OCR Incoming 7.19 A
with TMS 0.48 s, GFR Outgoing 14.593 A with TMS 0.10 s, and
GFR Incoming 14.593 A with TMS 0.23 s. The study concludes that
the relay coordination works effectively, with outgoing relays
serving as the main protection and incoming relays as backup
protection.
Key words — OCR Relay, GFR Relay, SS2 Telap Feeder,
Electrical Fault, System Reliability, Protection Coordination
Abstrak — PT PLN (Persero) ULP Tondano merupakan unit
layanan yang mengawasi penyaluran energi listrik dari Gardu
Induk (GI) Tomohon dan Tonsea Lama melalui lima penyulang,
salah satunya adalah Penyulang SS2 Telap yang sering
mengalami gangguan akibat panjangnya jaringan, kondisi
geografis yang sulit, serta keterbatasan peralatan proteksi.
Gangguan yang terjadi menyebabkan nilai SAIDI dan SAIFI
tinggi serta menurunkan keandalan sistem distribusi. Penelitian
ini bertujuan untuk melakukan penyetelan ulang (setting) arus
dan waktu kerja pada relay OCR (Over Current Relay) dan
GFR (Ground Fault Relay) di Penyulang SS2 Telap guna
meningkatkan keandalan sistem proteksi. Hasil perhitungan
menunjukkan nilai reaktansi baru trafo GI Tonsea Lama sebesar
3,062 p.u., serta impedansi baru pada titik-titik gangguan
bervariasi antara 3,930–19,466 p.u. (urutan positif) dan 16,920–
83,804 p.u. (urutan nol). Perhitungan arus gangguan tiga fasa,
dua fasa, dan satu fasa ke tanah juga dilakukan untuk setiap
segmen penyulang. Setting relay yang dihasilkan adalah OCR
Outgoing 4,2 A dengan TMS 0,23 s, OCR Incoming 7,19 A
dengan TMS 0,48 s, serta GFR Outgoing 14,593 A dengan TMS
0,10 s dan GFR Incoming 14,593 A dengan TMS 0,23 s.
Kesimpulan penelitian ini adalah koordinasi relay dapat bekerja
optimal, di mana relay outgoing berfungsi sebagai proteksi
utama dan relay incoming sebagai proteksi cadangan.
Kata kunci — Relay OCR, Relay GFR, Penyulang SS2 Telap,
Gangguan Listrik, Keandalan Sistem, Koordinasi Proteksi.
Actions (login required)
 |
View Item |