UNSRAT Repository

Penerapan DGS (Direct Grounding System) Pada Tower Transmisi 150 kV

Asnawi, Fikram and Tumaliang, Hans and Silimang, Sartje (2025) Penerapan DGS (Direct Grounding System) Pada Tower Transmisi 150 kV. Fakultas Teknik Unsrat.

[img]
Preview
PDF (Skripsi)
Download (539kB) | Preview

Abstract

ABSTRACT – The increasing demand for electricity requires transmission systems to operate with a high level of reliability, particularly in dealing with lightning disturbances. One critical point in this system is the transmission tower, as evidenced by Tower 35 on the 150 kV Paniki–Tanjung Merah line, which previously experienced a lightning-induced fault. This study aims to evaluate the effectiveness of the Direct Grounding System (DGS) in reducing grounding resistance and minimizing the risk of back flashover. DGS is a direct grounding method designed to channel lightning current into the earth without additional resistance. Measurements were taken before and after the implementation of DGS, comparing grounding resistance values along with touch and step voltages. The results show a significant decrease in resistance from 2.70 Ω to 0.72 Ω, placing it well below the regulatory threshold. Additionally, the risk of overvoltage hazards was substantially reduced. These findings confirm that the application of DGS effectively enhances the grounding system's performance and improves transmission line safety, especially in areas prone to lightning disturbances. Keywords: Transmission tower, lightning strike, grounding system, Direct Grounding System (DGS), back flashover Abstrak — Peningkatan kebutuhan listrik menuntut sistem transmisi bekerja dengan tingkat keandalan yang tinggi, terutama dalam menghadapi gangguan akibat sambaran petir. Salah satu titik kritis dalam sistem ini adalah tower transmisi, seperti yang terjadi pada Tower 35 jalur 150 kV Paniki–Tanjung Merah, yang pernah mengalami gangguan karena sambaran petir. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas metode Direct Grounding System dalam menurunkan resistansi pentanahan serta mengurangi risiko terjadinya back flashover. DGS merupakan metode pentanahan langsung yang dirancang agar arus petir dapat segera dialirkan ke tanah tanpa hambatan tambahan. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah pemasangan DGS dengan membandingkan nilai tahanan pentanahan serta tegangan sentuh dan langkah. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa setelah penerapan DGS, nilai resistansi pentanahan menurun secara signifikan dari sebelumnya 2,70 Ω menjadi 0,72 Ω, sehingga berada di bawah ambang batas standar. Selain itu, risiko bahaya akibat tegangan lebih juga berhasil ditekan. Dengan demikian, penerapan DGS terbukti efektif dalam meningkatkan keandalan sistem pentanahan dan keamanan transmisi listrik, khususnya pada lokasi yang rawan gangguan petir. Kata kunci: Tower transmisi, sambaran petir, sistem pentanahan, Direct Grounding System (DGS), back flashover

Item Type: Other
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Elektro
Depositing User: Mr. Benhard W. Tampangela, ST
Date Deposited: 04 Aug 2025 03:12
Last Modified: 04 Aug 2025 03:12
URI: http://repo.unsrat.ac.id/id/eprint/5223

Actions (login required)

View Item View Item